Langsung ke konten utama

Langkah Berani

Papa pernah berkata, bahwa penting untuk punya banyak teman. Nggak melulu main sama dia lagi dia lagi. Mungkin maksud Papa memperluas circle pertemanan yang menguntungkan kali ya. Teman yang nggak sekadar seru diajak have fun, nge-ghibahin Drakor ato bias melainkan teman yang menginspirasi dan memotivasi untuk pertumbuhan diri. Benar nggak sih gini nulisnya ? Sok iya banget aku 😅
Di usia yang sudah tidak bisa dibilang belia, jiwa magerku sungguh tak terbendung. Jujur, energi bersosialisasiku meredup. Paling hebat interaksiku dengan manusia lain selain Papa ya dilingkungan kerjaan. Partner kerja yang kompak banget diajak berghibah atau hahahihi bisa dihitung pake jari. Selebihnya, cukup tau aja atau interaksi sama bocil. Seketika usia hanya sekadar angka. Ngarep banget waktu dapat diputar dengan mudah, aku nggak mau bertumbuh. 

Kadang mikir hidup gini-gini aja, nggak ada perubahan. Berasa jalan di tempat. Apa karena aku terlalu selow  dalam menjalani hidup ? Hmm, tapi balik lagi, menurutku setiap orang punya journey yang unik. Boleh jadi peranan yang kita lakoni tidak sama dengan yang lain. Butuh kebesaran hati serta cara pandang yang tidak sempit memahami hidup itu sendiri. 

Sebuah langkah yang terbilang berani akhirnya aku sanggupi, dengan pertimbangan berbulan-bulan. Meski ragu kerap hadirkan kebimbangan, bisikan negatif sering kali dilontarkan oleh diri sendiri tapi aku putuskan melanjutkan apa yang sudah kumulai. Sudah saatnya menceburkan diri pada ketidaknyamanan, dengan semua kepahitan yang pernah kualami. Aku yakin keputusan yang sudah kubuat insya Allah dapat kujalani dengan sikap penuh tanggung jawab. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Pilih Nama Blog-nya MizzYani ?

Apa kabar puasa di hari pertama bulan Ramadan? Berjalan lancar sampai waktu berbuka atau malah harus mencoba ngerem mulut nggak latah ber-ghibah ? Atau mungkin belajar menahan diri untuk gak lekas kepancing emosinya ? Apa pun itu semoga dilancarkan terus ya ibadah puasa kita sampai ke hari kemenangan nanti, AmiiiN  Arti Nama Blog MizzYani Semalam, saya nemu postingan Blogger Perempuan di Instagram, mereka ngadain program menulis di blog selama bulan Ramadan, temanya menarik dan saya pun membatin ke diri sendiri, kenapa nggak coba ikutan ? Itung-itung belajar menulis dengan konsisten, siapa tahu tulisan saya yang amatiran ini bisa sedikit berkembang jadi enak dibaca, hehe  BPN Ramadan 2021 Sekilas Blog MizzYani Shakespeare pernah berkata, apalah arti sebuah nama. Iya, saya terlanjur meng-amini sampai nggak pernah memikirkan secara mendalam filosofi dibalik nama blog MizzYani. Shakespeare sotoy, tentu saja setiap nama menyimpan makna. Tapi, untuk kasus saya, ya males mikir w...

Tantangan Menulis 30 Hari

Foto : Pexels Tantangan menulis 30 hari yang diadakan oleh Blogger Perempuan membuat Ramadan terasa menyenangkan. Tak ada lagi waktu terbuang sia-sia. Rutinitas monoton yang biasanya membuatku jemu. Dengan menulis, saya bisa menumpahkan semua beban emosi. Meski kerap dihinggapi perasaan insecure, takut tulisannya tidak menarik, tapi lama kelamaan timbul semacam kesadaran dalam diri bahwa saya toh tidak sendiri. Selama kegiatan ini berlangsung, saya membaca beberapa tulisan para blogger, sebagian memukau, sebagian lain memantik semangat diri untuk terus melanjutkan tulisan ini. Bagus atau enggak, lanjutkan saja, yang penting bangun kebiasaan menulis dulu.  Seumur-umur, baru di tantangan menulis 30 Hari Blogger Perempuan yang konsisten saya ikuti sampai akhir. Biasanya,  sering gugur di tengah jalan. Faktor kesibukan yang dulu saya jadikan alasan. Padahal, yaa karena males aja sebenarnya hehe ...  Saya menulis selepas sahur sambil menunggu adzan Shubuh. Senyap. Suny...

Review Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar - Tere Liye

Hampir 6 tahun lamanya, saya memutuskan berhenti membaca buku-buku karya Tere Liye . Bukan karena karyanya jelek. Melainkan, saya ingin eksplorasi karya penulis lain. Rasanya, hidup terlalu singkat, bila hanya dihabiskan membaca satu karya penulis saja. Mulailah saya bertualang dan mengoleksi berbagai buku yang menarik perhatian dan memperkaya wawasan dan sudut pandang.  Hingga suatu hari, terbitlah novel karya Tere Liye yang berjudul Teruslah Bodoh Jangan Pintar. Novel yang rilis tanggal 1 Februari 2024 bertepatan dengan suasana menjelang pemilu.  Jujur, saya sama sekali belum tertarik untuk membeli. Sekadar saya lirik di akun IG Tere Liye. Sampai saya ke-trigger oleh twit dari Ernest Prakasa yang memposting novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Kaget dan nggak nyangka ! Ernest Prakasa baca novel Tere Liye !!!! Review-nya ini novel yang sungguh berani. Terlalu berani. Salut .  Saya pun penasaran. Apakah novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar akan se...