Langsung ke konten utama

Harapan Realistis Untuk Blog MizzYani

Hidup boleh tak sesuai ekspektasi, apa yang kita rencanakan, tak seiring sejalan dengan kenyataan. Terkadang, kita bisa menyikapi dengan lapang, namun sebagai manusia biasa wajar-wajar saja kita merasa putus asa. Berproses sungguh tidak menyenangkan bukan ? 

Menulis di blog pun begitu. Harapan malah berbanding terbalik dengan kenyataan. Tapi, bukan berarti, harus menyerah kalah, dan tak berani mengucap harap. 

Barangkali, harapan yang sedikit dikurangi, dibikin lebih realistis, agar tidak membebani benak. Jangan lupa bernapas dengan nyaman, inget, hidup itu sebentar, ciptakan momen dan tabur harapan serta belajar menikmati proses. 

Mengingat hal itu, saya nggak terlalu ambisius menitipkan harapan pada blog MizzYani. Saya masih meyakini, bahwa blog ini tempat saya belajar, bertumbuh, dan menjadi lebih baik dalam hal menulis serta menyampaikan pikiran. 

Nggak bohong, setiap blogger, pasti mendambakan cuan, tapi untuk ke arah sana jalannya masih panjang dan berliku. Saya gak kepengen, pemikiran cuan menghalangi saya untuk bersenang-senang merangkai kata. Terdengar sok idealis yak ... Biar deh. 

Ke depan semoga blog MizzYani masih terus merangkai kata demi kata, menebarkan pendar cahaya yang tidak hanya menerangi diri sendiri tapi sanggup beri terang bagi pembaca blog ini. 

Komentar

Maulana mengatakan…
Mantap kak semangat
PayuBaco mengatakan…
Wah semangat terus membuat konten blog semuanya butuh proses, terkadang pohon yang sudah berdiri kokoh saja bisa tumbang. Semoga kita sama sama diberi semangat untuk terus berbagi dengan orang lain melalui blog ini.
Suci Rachmawati Yusuf mengatakan…
Sama banget, MBak, rajin posting aja saya udah happy, wkwkwk
MizzYani mengatakan…
Makasih Mayuf 😁
MizzYani mengatakan…
Semoga yaa Kak Payu ....
Makasih sudah mampir ke blog ini ... Salam kenal yaaa 😁
MizzYani mengatakan…
Iya, yang penting Habit nulis dengan konsisten nya udah ada yaa mbaaa Suci hehe .,.
Makasi sudah mampir ke blog ini, salam kenal 😁
PayuBaco mengatakan…
Iya salam kenal kembali.

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar - Tere Liye

Hampir 6 tahun lamanya, saya memutuskan berhenti membaca buku-buku karya Tere Liye . Bukan karena karyanya jelek. Melainkan, saya ingin eksplorasi karya penulis lain. Rasanya, hidup terlalu singkat, bila hanya dihabiskan membaca satu karya penulis saja. Mulailah saya bertualang dan mengoleksi berbagai buku yang menarik perhatian dan memperkaya wawasan dan sudut pandang.  Hingga suatu hari, terbitlah novel karya Tere Liye yang berjudul Teruslah Bodoh Jangan Pintar. Novel yang rilis tanggal 1 Februari 2024 bertepatan dengan suasana menjelang pemilu.  Jujur, saya sama sekali belum tertarik untuk membeli. Sekadar saya lirik di akun IG Tere Liye. Sampai saya ke-trigger oleh twit dari Ernest Prakasa yang memposting novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Kaget dan nggak nyangka ! Ernest Prakasa baca novel Tere Liye !!!! Review-nya ini novel yang sungguh berani. Terlalu berani. Salut .  Saya pun penasaran. Apakah novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar akan se...

Review Buku : Terusir - Buya Hamka

Lumayan lama gak up-date review buku , padahal baca buku jalan terus. Mood nge-review bukunya yang terkadang ambekan. Semua bahan sudah siap, eksekusinya ini loh ckckck Parah beut diriku. Kamu pernah ngalamin  kayak gini juga gak sih ?   Judul : Terusir  Penulis : Buya Hamka Genre : Non-fiksi, Novel Roman Penerbit : Gema Insani Tahun Terbit : 2016 Tebal Buku : 142 halaman  Baca di : iPusnas Rating : 🌟🌟🌟🌟 Kali ini saya mau review buku Terusir karya Buya Hamka. Pasti kamu sudah familiar dengan nama beliau yah. Selain dikenal sebagai ulama kharismatik, beliau juga aktif menulis salah satunya kisah roman. Ada 2 novel beliau yang sangat fenomenal seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan Di Bawah Lindungan Ka'bah. Kedua novel ini pernah difilmkan dan mendulang sukses.  Buya Hamka piawai meramu kisah pahitnya realitas kehidupan yang seringnya berakhir tragis. Melalui karyanya beliau kerap mengkritisi tradisi adat dan perilaku masyarakat yang diang...

Kenapa Pilih Nama Blog-nya MizzYani ?

Apa kabar puasa di hari pertama bulan Ramadan? Berjalan lancar sampai waktu berbuka atau malah harus mencoba ngerem mulut nggak latah ber-ghibah ? Atau mungkin belajar menahan diri untuk gak lekas kepancing emosinya ? Apa pun itu semoga dilancarkan terus ya ibadah puasa kita sampai ke hari kemenangan nanti, AmiiiN  Arti Nama Blog MizzYani Semalam, saya nemu postingan Blogger Perempuan di Instagram, mereka ngadain program menulis di blog selama bulan Ramadan, temanya menarik dan saya pun membatin ke diri sendiri, kenapa nggak coba ikutan ? Itung-itung belajar menulis dengan konsisten, siapa tahu tulisan saya yang amatiran ini bisa sedikit berkembang jadi enak dibaca, hehe  BPN Ramadan 2021 Sekilas Blog MizzYani Shakespeare pernah berkata, apalah arti sebuah nama. Iya, saya terlanjur meng-amini sampai nggak pernah memikirkan secara mendalam filosofi dibalik nama blog MizzYani. Shakespeare sotoy, tentu saja setiap nama menyimpan makna. Tapi, untuk kasus saya, ya males mikir w...