Langsung ke konten utama

Barang Wajib Dalam Tas

BPN Ramadan 2021 - Foto : Pexels Image

Kali ini, saya mau cerita dikit barang yang wajib ada saat saya berpergian. Gak banyak kok. Ukuran tas ijo favorit saya gak terlalu gede. Jadi, penghuni wajib tas ijo kulit yang sudah melalui tahap filter, eits ... Segitunya. Iya donk. Karena gak mungkin bawa benda yang gak butuh. Berasa kuli pikul, kemana-mana ngangkat barang. Hehe 

Dompet khusus kartu identitas, gak bawa dompet khusus buat nyimpen duit. Karena ribet. Harus buka cantik trus ditutup dengan manis. Duit saya Tarok di saku tas. Kebetulan, ada banyak tempat penyimpanan dalam tas ijo kulitku. 

Sunscreen, Lipstik, Bedak, serta Moisturizer
Agar kulit senantiasa terhidrasi penting banget bawa moisturizer, biar kulit selalu lembap. Tak lupa, Sunscreen sebagai penangkis matahari yang bikin kulit kita rusak. Sementara, bedak dan lipstik untuk menunjang penampilan. Pokoknya, tampilan gak malu-maluin. 

Handphone 
Wah, saya rasa semua orang pasti gak bisa lepas dari gadget. Gak sekadar berkomunikasi, dengan handphone saya leluasa bertualang menemukan informasi. Atau sesimpel scrolling sosmed ketimbang mager. Siapa tahu nemu inspirasi buat nulis di blog. 

Earphone 
Berhubung saya anaknya moodyan, mendengarkan musik ampuh balikin mood saya. Mau semalem sebete apa pun, saya harus balik kerja dengan wajah sumringah dan happy. Selain itu, ada kalanya saya bosen dengerin topik tertentu, tanpa ingin menyela dan bikin si empunya tersinggung, saya pilih denger musik melalui earphone. Untung, saya pake jilbab. Jadi, car ini ampuh untuk balikin mood saya. 

Nah, kalau kamu gimana nih ? Cerita yuk sama saya apa saja barang wajib dalam tas

Komentar

  1. Bawaannya sangat mininalis ya mbak. Jadi inget dulu jaman nggak bisa lepas dari ransel gede. Bawaannya banyak bangeett akutu dompet, buku tulis (meski ada hp aku tetep lbh suka nulis pake buku πŸ˜†), kamera, botol minum, hp, buku bacaan, mukenah, dll

    Trus lama2 sadar karena nggak selalu kepake barang2 itu malah berat2in hihi. Alhasil berkurang jadi dompet, earphone, handsanitizer, hp hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbaa Dea ... Saya serba simpel anaknya, pikirannya aja yang ribet ..eeh ...malah curcol.

      Makin lama makin sadar ya mbaa ternyata dalam tas cukup bawa yang perlu-perlu aja ...

      Makasiii mbaa Dea sudah berkunjung 😁

      Hapus
  2. Bawaannya hampir sama dengan aku, nggak banyak juga. Tapi herannya tasku ini selalu terasa berat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya yaa kak ahhaha ...
      Tau-tau nyampe rumah bahu berasa pegel hehe
      Salam kenal kak Ainun
      Makasi yaa udah mampir ke blog ini

      Hapus

Posting Komentar

Popular Posts

Rambut Rontok Berkurang dengan Mustika Ratu Hair Oil Cem ceman

Mustika Ratu Hair Oil cemceman Buatku 2020  tahun paling absurd, aneh,  menjengkelkan, menyulut cemas, serta hari depan mengabur. Sekadar berharap malah ketar-ketir. Virus  Corona   sekeparat itu, banyak korban berjatuhan, banyak nyawa melayang sia-sia, ekonomi pun tergerus. Termasuk aku di antara sekian juta yang ikut merasakan imbasnya. Muncul pikiran aneh yang ujung-ujungnya overthinking , mempengaruhi mood, berefek ke rambutku yang sempat mengalami kerontokan . Kalau sehelai 2 helai gak masalah, yang bikin saya panik dan hampir senewen, kerontokan rambutku sudah masuk tahap tidak wajar. Rambut rontokku menginvasi mulai dari lantai ruang tamu sampai kamar mandi. Setiap kali nyisir atau pegang rambut gak pernah gak rontok. Sesekali wajar, tapi hampir setiap waktu, kebayang gak seberapa menipisnya rambut di kepala.  Mulailah aku  Googling produk perawatan rambut rontok,dan menemukan   Mustika Ratu   Hair Oil   Cem ceman , ...

Keseruan Wardah Days Out Goes to Bukittinggi

Saya cukup sering dapat pertanyaan, kenapa masih betah bertahan dengan pekerjaan yang sama? Apa tidak bosan dan jenuh? Nggak ,karena kerjaannya dibayar. Meskipun, nominalnya tak berlimpah, tapi cukup untuk hidup. Bisa nabung dikit-dikit. Bisa self reward dengan beli buku tiap bulan dan makan enak sekali sebulan. Termasuk ikut event seru yang diadain sama Wardah Beauty Padang. Nikmat Tuhan mana lagi yang hendak hamba dustakan ?? Hehe  Lagi bosan dan pengen have fun eeh tanpa sengaja saya nemu info event Wardah Days Out Goes to Bukittinggi di Instagram Tanggal Merah Coffee & Eatery. Challenge-nya menarik seperti touch up with bestie, healing wall, remember me dan fun clay workshop. Untuk ikutan, perlu registrasi dan ada dua pilihan mau HTM-nya 45K atau 25K.  Foto: Instagram Tanggal Merah Kalau saya milih yang HTM 45K. Lumayan dapat free Coffee dari Tanggal Merah Coffee & Eatery, produk Wardah worth to 105k (Wardah colorfit cream blush, Wardah ligh...

Review Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar - Tere Liye

Hampir 6 tahun lamanya, saya memutuskan berhenti membaca buku-buku karya Tere Liye . Bukan karena karyanya jelek. Melainkan, saya ingin eksplorasi karya penulis lain. Rasanya, hidup terlalu singkat, bila hanya dihabiskan membaca satu karya penulis saja. Mulailah saya bertualang dan mengoleksi berbagai buku yang menarik perhatian dan memperkaya wawasan dan sudut pandang.  Hingga suatu hari, terbitlah novel karya Tere Liye yang berjudul Teruslah Bodoh Jangan Pintar. Novel yang rilis tanggal 1 Februari 2024 bertepatan dengan suasana menjelang pemilu.  Jujur, saya sama sekali belum tertarik untuk membeli. Sekadar saya lirik di akun IG Tere Liye. Sampai saya ke-trigger oleh twit dari Ernest Prakasa yang memposting novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Kaget dan nggak nyangka ! Ernest Prakasa baca novel Tere Liye !!!! Review-nya ini novel yang sungguh berani. Terlalu berani. Salut .  Saya pun penasaran. Apakah novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar akan se...

Buku Filosofi Teras, Mental Tangguh Menghadapi Dinamika Hidup

Apa kabar ? Masihkah semangatmu nyala? Atau terendap dalam kubangan emosi negatif ? Kenalan yuk sama buku filosofi teras , siapa tahu dengan membaca buku ini bisa mengubah persepsimu tentang musibah yang kamu alami serta emosi negatif yang belum mampu dikendalikan seperti rasa cemas, khawatir hingga depresi.  Judul Buku : Filosofi Teras Penulis : Henry Manampiring Penerbit : Kompas  Terbit : Tahun 2018 Jumlah: 344 halaman Rating 🌟🌟🌟🌟 Baca melalui iPusnas Ternyata, sumber itu semua letaknya di pikiran kita. Kebiasaan kita yang suka mendramatisir kesedihan dan berlarut-larut di di dalamnya, memicu emosi negatif, yang bikin hidup tidak tenang. Kita senantiasa dirong-rong oleh kekhawatiran yang kita ciptakan sendiri. Padahal, belum tentu terbukti juga, kan ? Some things are up to us, some things are not up to us - Epictetus Karena itu, melalui buku  Filosofi Teras, Om Piring sapaan akrab penulis, menganjurkan kita harus mencoba belajar mengendalikan pikiran me...

Review Buku The Things You Can See Only When You Slow Down - Haemin Sunim

[ Review Buku The Things You Can See Only When You Slow Down - Haemin Sunim ] Buku merupakan tempat pelarian ternyaman yang saya pilih. Setiap kali lelah dengan ekspektasi yang seringnya ketinggian, cemas sama masa depan, khawatir dengan opini orang lain atau kesal dan kecewa ketemu orang-orang yang bikin emosi. Ajaibnya, dengan buku kayak punya teman cerita, teman diskusi yang asyik dan nyambung. Boro-boro di dunia nyata, susah ketemunya. Hehe  Sama halnya, saat saya baca Buku The Things You Can See Only When You Slow Down ini, berisi pesan-pesan singkat seperti kutipan bijak dan essai sederhana namun bermakna. Saking sukanya, buku ini sudah berkali-kali saya baca ulang. Tapi, baru kali ini, saya sempat mereview buku yang terjual  lebih dari 3 juta eksemplar dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.  Buku ini mengulas segala aspek kehidupan sehingga wajar kamu pun bakal merasa relate dengan 8 Bab yang dijabarkan yakni Bab 1 : Istirahat, Bab 2 : Keber...

Belajar Bahasa Asing Adalah Caraku Mencintai Otak

Foto : Pexels Image Saya teringat, ucapan Haraboji Sim Deok-Chul di drakor Navilerra, " sesuatu yang kausimpan lama bisa menumpul. Mulai saja. Paksakan saja meski kau belum siap ". Seringkali, saya berlindung di balik kata tidak siap, belum siap atau belum waktunya hingga kemampuan berbahasa asing saya menguap begitu saja tertelan waktu.  Flashback ke jaman masih remaja, bahasa Inggris merupakan bahasa yang membuat saya rela mengorbankan waktu bermain. Begitu terlena saya pada tuturan bahasa yang sama sekali asing di kuping namun memiliki daya magis. Membuat saya kala itu bermimpi dengan menguasai bahasa asing saya bisa melihat dunia, tak sebatas tempat kedua kaki ini berpijak, dapat bersinggungan dengan budaya lain, ragam warna kulit. Yang saya tahu ketika itu, bahasa Inggris merupakan bahasa dunia, ia menjadi jembatan komunikasi antar negara dengan latar belakang yang berbeda.  Saya ingat dengan jelas, betapa luar biasanya semangat yang saya kerahkan ketika itu....