Langsung ke konten utama

3 Alasan Mengikuti Blog Challenge

Foto : istockphoto
Tantangan menulis selama 30 Hari yang diadakan Blogger Perempuan merupakan program regular selama Ramadan. Sebagai (ngakunya) blogger pastinya saya tidak melewatkan kegiatan seru ini. Meski harus setor tulisan setiap hari eits nggak wajib juga sih masih bisa dirapel kok tulisannya, justru bikin saya terpacu dan bersemangat. Omong-omong, saya sudah kali kedua mengikuti 30 Day Blog Challenge, tahun pertama cukup bisa bagi waktu, antara kerjaan di dunia nyata sama nge-blog. Makanya, begitu formulir pendaftaran di buka, saya gercep. Kalo sekarang, yaaa gitu deh ... Lanjutkan baca ya temans 3 Alasan Mengikuti Blog Challenge 

Menciptakan Kebiasaan Menulis

Kalo gak mengikuti 30 Day Blog Challenge, nggak yakin saya bakalan mau menulis setiap hari. Terlalu banyak alasan yang sebenernya hanyalah alasan untuk berdalih bahwa saya segitu males menulis. Nah, dengan ikutan 30 Day Blog Challenge artinya saya punya kewajiban untuk setor tulisan. Sebaiknya, menulis satu tulisan setiap hari tapi Blogger Perempuan memberikan kemudahan terutama buat si procrastinator seperti saya, masih bisa dirapel sampai 10 Mei 2022. Emang ya saya suka mempersulit diri sendiri. Dikasi kemudahan eeh malah milih ngos-ngosan hehe 

Karena tema setiap minggunya beragam, jadi saya nggak bakalan bosen. Sempet bingung tapi karena sudah komitmen harus bisa menyelesaikan sampai akhir, saya jabanin deh. Masa segitu aja nyerah? Tentu tidak !!! 
Menantang Diri Sendiri
Hidup yang tidak berarti adalah hidup yang tidak patut dijalani. Hidup yang begitu-begitu saja patut dipertanyakan. Yaelaaah ... Lagaknya lagi sok paling bener. Haha 

Intinya, saya mengikuti blog Challenge karena kepengen hidup yang lebih hidup. Loh, emang sebelumnya gak hidup ? Bukan begitu temans. Rasanya, kalo dikasi semacam kewajiban kayak blog Challenge berasa diri ini tertantang untuk membuktikan ke diri sendiri bahwa saya juga bisa loh. Ya, meski pun kewalahan, keteteran, paniknya kumat. Apa pun itu, mari menulis sebelum formulir pendaftaran ditutup. Semangat !!!

Mengincar Merchandise

Receh sekali impianku. Haha Bukan mengecilkan kemampuan diri sendiri melainkan sadar diri. Bisa ikutan Blog Challenge ini saja saya sudah senang, bangga sama diri sendiri yang santuy banget anaknya. Blog nggak keburu berdebu karena dibombardir dengan tulisan-tulisan terbaru. 

Karena hal itulah, mengincar Merchandise dari Blogger Perempuan adalah alasan valid kenapa saya mengikuti 30 Day Blog Challenge. Yup, setiap peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan menulis selama 30 hari, walau pun tidak menang bakal dapat merchandise kece. Tahun lalu, saya dapat totebag. Lucu banget. Kali ini, penasaran sama merchandise-nya 😅
Mengikuti 30 Day Blog Challenge terasa tidak memberatkan kalo ingat tujuan awalnya apa ? Inilah beberapa alasan mengikuti 30 Day Blog Challenge versi saya, semoga saya masih semangat dan berhasil menyelesaikan tantangan sampai garis finish. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar - Tere Liye

Hampir 6 tahun lamanya, saya memutuskan berhenti membaca buku-buku karya Tere Liye . Bukan karena karyanya jelek. Melainkan, saya ingin eksplorasi karya penulis lain. Rasanya, hidup terlalu singkat, bila hanya dihabiskan membaca satu karya penulis saja. Mulailah saya bertualang dan mengoleksi berbagai buku yang menarik perhatian dan memperkaya wawasan dan sudut pandang.  Hingga suatu hari, terbitlah novel karya Tere Liye yang berjudul Teruslah Bodoh Jangan Pintar. Novel yang rilis tanggal 1 Februari 2024 bertepatan dengan suasana menjelang pemilu.  Jujur, saya sama sekali belum tertarik untuk membeli. Sekadar saya lirik di akun IG Tere Liye. Sampai saya ke-trigger oleh twit dari Ernest Prakasa yang memposting novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Kaget dan nggak nyangka ! Ernest Prakasa baca novel Tere Liye !!!! Review-nya ini novel yang sungguh berani. Terlalu berani. Salut .  Saya pun penasaran. Apakah novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar akan se...

Review Buku : Terusir - Buya Hamka

Lumayan lama gak up-date review buku , padahal baca buku jalan terus. Mood nge-review bukunya yang terkadang ambekan. Semua bahan sudah siap, eksekusinya ini loh ckckck Parah beut diriku. Kamu pernah ngalamin  kayak gini juga gak sih ?   Judul : Terusir  Penulis : Buya Hamka Genre : Non-fiksi, Novel Roman Penerbit : Gema Insani Tahun Terbit : 2016 Tebal Buku : 142 halaman  Baca di : iPusnas Rating : 🌟🌟🌟🌟 Kali ini saya mau review buku Terusir karya Buya Hamka. Pasti kamu sudah familiar dengan nama beliau yah. Selain dikenal sebagai ulama kharismatik, beliau juga aktif menulis salah satunya kisah roman. Ada 2 novel beliau yang sangat fenomenal seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan Di Bawah Lindungan Ka'bah. Kedua novel ini pernah difilmkan dan mendulang sukses.  Buya Hamka piawai meramu kisah pahitnya realitas kehidupan yang seringnya berakhir tragis. Melalui karyanya beliau kerap mengkritisi tradisi adat dan perilaku masyarakat yang diang...

Buku Filosofi Teras, Mental Tangguh Menghadapi Dinamika Hidup

Apa kabar ? Masihkah semangatmu nyala? Atau terendap dalam kubangan emosi negatif ? Kenalan yuk sama buku filosofi teras , siapa tahu dengan membaca buku ini bisa mengubah persepsimu tentang musibah yang kamu alami serta emosi negatif yang belum mampu dikendalikan seperti rasa cemas, khawatir hingga depresi.  Judul Buku : Filosofi Teras Penulis : Henry Manampiring Penerbit : Kompas  Terbit : Tahun 2018 Jumlah: 344 halaman Rating 🌟🌟🌟🌟 Baca melalui iPusnas Ternyata, sumber itu semua letaknya di pikiran kita. Kebiasaan kita yang suka mendramatisir kesedihan dan berlarut-larut di di dalamnya, memicu emosi negatif, yang bikin hidup tidak tenang. Kita senantiasa dirong-rong oleh kekhawatiran yang kita ciptakan sendiri. Padahal, belum tentu terbukti juga, kan ? Some things are up to us, some things are not up to us - Epictetus Karena itu, melalui buku  Filosofi Teras, Om Piring sapaan akrab penulis, menganjurkan kita harus mencoba belajar mengendalikan pikiran me...