Langsung ke konten utama

Puasa Hari Pertama

Foto : istockphoto

Satu kata untuk mengungkapkan rasa syukur tak berhingga bahwa ternyata diri ini masih diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah puasa, Alhamdulillah ... Terima Kasih ya Rabb 

Ibadah yang jauh dari kata sempurna. Masih dan masih selalu butuh perbaikan. Di bulan suci yang penuh dengan rahmat serta ampunan adalah momen yang tepat untuk menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik. Beberapa rencana melintas di kepala, tak ingin sekadar wacana semata, saya memutuskan untuk realistis, memulai dari tindakan sederhana yang berdampak positif. 

Nah, kebanyakan puasa di hari pertama kondisi tubuh masih beradaptasi, alhasil nggak semangat dan gampang ngerasain 3 L (lemah, lesu,loyo). Ujung-ujungnya, mager dan stay seharian di atas tempat tidur. Agar gak kejadian seperti itu, saya pun menyusun beberapa rencana menyenangkan dan semoga tidak memberatkan karena tahu sendiri deh saya anaknya gampang kedistraksi dan bosenan. Hehe

1. Ikutan Blog Challenge 

Foto : Blogger Perempuan

Mengulang kebiasaan baik pada puasa tahun lalu, saya memutuskan ikutan berpartisipasi ngeblog setiap hari yang diadakan oleh Blogger Perempuan. Meskipun tahun lalu nggak menang. Namun, bukan itu yang jadi tujuan utama. Karena saya cukup sadar diri pada kemampuan saya dalam menulis, masih butuh banyak berlatih, lagi dan lagi. BPN 30 Day Ramadan Challenge merupakan sarana yang tepat untuk menggembleng diri sendiri. Semoga kali ini, saya masih kuat sampai selesai yaa 

2. Bikin list bacaan selama Ramadan 

Untuk mengurangi kecanduan pada gadget, yang kalo gak dibatasi bakal bikin kerjaan atau aktivitas lain keganggu. Maka, nge-blog atau membaca e-book atau buku fisik jadi pilihan. Menyesuaikan dengan suasana Ramadan, kemungkinan saya bakal ubek-ubek bacaan bertema islami, kayaknya saya punya satu buku yang ketebalannya tidak akan membuat saya punya waktu yang terbuang sia-sia selama Ramadan 

3.Beres-Beres Rumah

Menyambut bulan suci Ramadan penting untuk memastikan bukan saja diri yang bersih namun kondisi rumah juga harus ikutan bersih dan rapi. Contoh paling nyata bersihin kaca jendela yang agak males ngerjainnya di hari biasa. Karena saya berlindung dibalik kesibukan eits sesibuk apa sih ckck 

Menurutku, poin-poin diatas kalo sudah dijalankan dengan baik, bakal mendukung untuk kelancaran ibadah puasa serta ibadah lain yang menyertainya seperti rutin membaca Al-Qur'an, syukur-syukur berhasil khatam Al-Qur'an sebelum lebaran. 

Nah, temans sendiri bagaimana puasa hari pertamanya sudah punya planning ? Share yuk di kolom komentar 😁

Komentar

Unknown mengatakan…
Cari pabukoan lg bok😅😅
MizzYani mengatakan…
Yuuuk Pai kita hunting pabukoan laii haaa 😁👍

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar - Tere Liye

Hampir 6 tahun lamanya, saya memutuskan berhenti membaca buku-buku karya Tere Liye . Bukan karena karyanya jelek. Melainkan, saya ingin eksplorasi karya penulis lain. Rasanya, hidup terlalu singkat, bila hanya dihabiskan membaca satu karya penulis saja. Mulailah saya bertualang dan mengoleksi berbagai buku yang menarik perhatian dan memperkaya wawasan dan sudut pandang.  Hingga suatu hari, terbitlah novel karya Tere Liye yang berjudul Teruslah Bodoh Jangan Pintar. Novel yang rilis tanggal 1 Februari 2024 bertepatan dengan suasana menjelang pemilu.  Jujur, saya sama sekali belum tertarik untuk membeli. Sekadar saya lirik di akun IG Tere Liye. Sampai saya ke-trigger oleh twit dari Ernest Prakasa yang memposting novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Kaget dan nggak nyangka ! Ernest Prakasa baca novel Tere Liye !!!! Review-nya ini novel yang sungguh berani. Terlalu berani. Salut .  Saya pun penasaran. Apakah novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar akan se...

Review Buku : Terusir - Buya Hamka

Lumayan lama gak up-date review buku , padahal baca buku jalan terus. Mood nge-review bukunya yang terkadang ambekan. Semua bahan sudah siap, eksekusinya ini loh ckckck Parah beut diriku. Kamu pernah ngalamin  kayak gini juga gak sih ?   Judul : Terusir  Penulis : Buya Hamka Genre : Non-fiksi, Novel Roman Penerbit : Gema Insani Tahun Terbit : 2016 Tebal Buku : 142 halaman  Baca di : iPusnas Rating : 🌟🌟🌟🌟 Kali ini saya mau review buku Terusir karya Buya Hamka. Pasti kamu sudah familiar dengan nama beliau yah. Selain dikenal sebagai ulama kharismatik, beliau juga aktif menulis salah satunya kisah roman. Ada 2 novel beliau yang sangat fenomenal seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan Di Bawah Lindungan Ka'bah. Kedua novel ini pernah difilmkan dan mendulang sukses.  Buya Hamka piawai meramu kisah pahitnya realitas kehidupan yang seringnya berakhir tragis. Melalui karyanya beliau kerap mengkritisi tradisi adat dan perilaku masyarakat yang diang...

Buku Filosofi Teras, Mental Tangguh Menghadapi Dinamika Hidup

Apa kabar ? Masihkah semangatmu nyala? Atau terendap dalam kubangan emosi negatif ? Kenalan yuk sama buku filosofi teras , siapa tahu dengan membaca buku ini bisa mengubah persepsimu tentang musibah yang kamu alami serta emosi negatif yang belum mampu dikendalikan seperti rasa cemas, khawatir hingga depresi.  Judul Buku : Filosofi Teras Penulis : Henry Manampiring Penerbit : Kompas  Terbit : Tahun 2018 Jumlah: 344 halaman Rating 🌟🌟🌟🌟 Baca melalui iPusnas Ternyata, sumber itu semua letaknya di pikiran kita. Kebiasaan kita yang suka mendramatisir kesedihan dan berlarut-larut di di dalamnya, memicu emosi negatif, yang bikin hidup tidak tenang. Kita senantiasa dirong-rong oleh kekhawatiran yang kita ciptakan sendiri. Padahal, belum tentu terbukti juga, kan ? Some things are up to us, some things are not up to us - Epictetus Karena itu, melalui buku  Filosofi Teras, Om Piring sapaan akrab penulis, menganjurkan kita harus mencoba belajar mengendalikan pikiran me...